Review Cumi Goreng Tepung Renyah di Luar Empuk. Cumi goreng tepung dengan tekstur renyah di luar dan empuk di dalam adalah salah satu camilan atau lauk seafood paling memuaskan. Gigitan pertama langsung terasa krispi, lalu daging cumi yang lembut dan juicy menyusul, disertai rasa gurih yang pas. Masakan ini sering jadi andalan di warung pinggir jalan maupun dapur rumahan, tapi tak jarang hasilnya mengecewakan: tepung cepat lembek, cumi alot, atau malah kering. Padahal, dengan perhatian pada pemilihan bahan, teknik pelapisan tepung, penggorengan, dan penyajian, cumi goreng tepung bisa tetap renyah berjam-jam dan empuk sampai suapan terakhir. Review berikut membahas pengalaman mencoba berbagai cara masak cumi goreng tepung, lengkap dengan tips praktis yang sudah teruji agar hasilnya selalu konsisten dan bikin ketagihan. BERITA BASKET
Memilih dan Mengolah Cumi agar Empuk Maksimal: Review Cumi Goreng Tepung Renyah di Luar Empuk
Cumi yang tepat adalah dasar segalanya. Pilih cumi segar dengan daging putih bersih, kulit mengkilap keunguan, dan mata masih bening. Ukuran sedang hingga besar lebih baik karena dagingnya tebal dan tidak mudah menyusut atau keras saat digoreng. Cumi kecil sering jadi alot karena cepat overcook. Hindari cumi beku lama yang sudah kehilangan kelembapan alami—teksturnya cenderung kering dan kurang juicy.
Bersihkan cumi dengan hati-hati. Potong kepala, tarik tulang transparan, kupas kulit tipisnya, buang isi perut, lalu bilas hingga bersih. Keringkan cumi pakai tisu dapur atau kain bersih sampai benar-benar kering—ini langkah krusial karena cumi basah membuat tepung sulit menempel dan mudah lembek. Potong cumi jadi cincin atau belah memanjang, jangan terlalu tipis agar tidak garing di luar tapi tetap empuk di dalam. Lumuri cumi dengan sedikit garam dan perasan jeruk nipis, aduk rata, diamkan 10–15 menit, lalu bilas lagi dan keringkan. Asam jeruk nipis membantu memecah serat protein sehingga cumi lebih empuk dan mengurangi bau amis.
Untuk hasil ekstra empuk, blanching singkat sangat efektif. Rebus air dengan sedikit garam dan jahe iris, masukkan cumi selama 30–45 detik, lalu langsung pindah ke air es. Proses ini mengunci kelembutan daging dan mencegah cumi mengerut saat digoreng.
Membuat Lapisan Tepung yang Renyah Tahan Lama: Review Cumi Goreng Tepung Renyah di Luar Empuk
Adonan tepung menentukan seberapa lama krenyesan bertahan. Gunakan campuran tepung terigu serbaguna dengan tepung beras atau tepung maizena (perbandingan 2:1 atau 3:1). Tepung beras atau maizena membuat lapisan lebih ringan dan renyah karena pati menyerap minyak lebih sedikit. Tambahkan sedikit baking powder (sekitar ½ sendok teh per 200 gram tepung) untuk efek mengembang dan gelembung udara yang bikin tekstur lebih krispi.
Bumbui adonan dengan garam, merica bubuk, bawang putih bubuk, kaldu bubuk, dan sedikit cabai bubuk kalau suka pedas. Untuk ekstra renyah, campurkan tepung roti atau panko di adonan akhir. Celup cumi ke telur kocok yang sudah ditambah sedikit air dan garam, lalu gulingkan ke adonan tepung kering. Tekan-tekan supaya tepung menempel tebal dan merata. Lakukan double coating: celup lagi ke telur, lalu ke tepung sekali lagi. Diamkan cumi yang sudah dilapisi di kulkas selama 15–30 menit sebelum digoreng—langkah ini membuat tepung mengeras dan lebih tahan lembek.
Teknik Penggorengan dan Penyajian agar Krispi Bertahan
Gunakan minyak banyak dan panas stabil (sekitar 170–180 derajat Celsius). Jangan masukkan cumi terlalu banyak sekaligus agar suhu minyak tidak turun. Goreng dalam dua tahap: pertama goreng sebentar (1–2 menit) sampai setengah matang dan kuning pucat, angkat, tiriskan. Tunggu beberapa menit, lalu goreng lagi sampai keemasan dan krispi (1 menit). Teknik double fry ini mengeluarkan kelembapan berlebih dan membuat lapisan tepung lebih ringan serta tahan lama.
Tiriskan cumi di rak kawat atau tisu dapur agar minyak tidak meresap kembali. Jangan tumpuk cumi panas di piring karena uap akan membuat tepung lembek. Taburi garam halus atau bubuk cabe langsung setelah digoreng agar rasa lebih nendang. Untuk tahan lebih lama, simpan di wadah tertutup rapat dengan tisu dapur di dalamnya. Bisa tetap renyah sampai 2–3 jam di suhu ruang. Kalau ingin dipanaskan ulang, gunakan oven atau air fryer pada suhu rendah agar tidak lembek.
Kesimpulan
Cumi goreng tepung yang renyah di luar dan empuk di dalam bukan hasil keberuntungan, melainkan perhatian pada detail kecil. Mulai dari memilih cumi segar, mengeringkan daging, pre-coating dengan tepung yang tepat, double fry, hingga penyajian yang benar—semua langkah ini saling mendukung agar tekstur krispi bertahan lama. Dengan latihan beberapa kali, cumi goreng tepung bisa jadi camilan atau lauk andalan yang selalu memuaskan. Cocok untuk makan siang, makan malam, atau sekadar ngemil sore. Yang terpenting, jangan takut bereksperimen dengan bumbu tambahan seperti bubuk cabe atau bawang goreng taburan di akhir—asal teknik dasarnya benar, hasilnya pasti renyah dan empuk sampai suapan terakhir. Selamat mencoba, dan semoga cumi goreng tepung Anda selalu jadi rebutan!

