Review Makanan Terbaik di Kamboja, Pnom Penh. Di akhir 2025, Phnom Penh semakin menjadi surga kuliner bagi pecinta makanan Khmer autentik. Ibu kota Kamboja ini menawarkan perpaduan rasa segar dari sungai Mekong dan Tonle Sap, dengan pengaruh lembut dari Prancis dan tetangga sekitar. Hidangan ikonik seperti amok, lok lak, hingga street food pagi hari selalu jadi favorit wisatawan dan lokal. Review ini mengulas review makanan terbaik yang wajib dicoba di Phnom Penh, dari rasa tradisional hingga sensasi jalanan yang bikin ketagihan, berdasarkan popularitas terkini.
Hidangan Makanan Klasik Khmer yang Ikonik
Fish amok tetap jadi bintang utama kuliner Kamboja. Kari ikan lembut dikukus dalam daun pisang dengan santan, kroeung (pasta rempah lemongrass, kunyit, dan jahe), menghasilkan rasa creamy ringan dengan aroma harum. Disajikan dengan nasi putih, teksturnya halus dan tidak terlalu pedas, cocok untuk pemula. Beef lok lak juga legendaris: potongan daging sapi marinasi tumis cepat, disajikan di atas sayuran segar dengan saus lada Kampot asam-pedas. Dipadukan dengan nasi atau telur goreng, rasanya gurih juicy dengan sentuhan smoky dari panggangan. Kedua hidangan ini mewakili keseimbangan rasa Khmer: segar, herby, dan memuaskan.
Makanan dan Mie Tradisional
Nom banh chok atau Khmer noodles jadi pilihan sarapan favorit di Phnom Penh. Mie beras tipis disiram kuah kari hijau berbahan ikan, lemongrass, dan kunyit, ditambah tumpukan sayuran segar seperti timun, kacang panjang, dan bunga pisang. Rasanya ringan tapi kaya rempah, sering dinikmati pagi hari di pasar lokal. Kuy teav, sup mie beras dengan kaldu tulang babi atau sapi, tak kalah populer. Toppingnya melimpah: bakso ikan, daging cincang, tauge, bawang goreng, dan herbs. Kuahnya bening gurih, bisa ditambah jeruk nipis atau cabai untuk kick ekstra. Kedua mie ini murah, mengenyangkan, dan mudah ditemui di gerobak jalanan, bikin pagi di Phnom Penh terasa autentik.
Street Food dan Petualangan Rasa
Street food di Phnom Penh penuh kejutan, seperti num pang—roti baguette renyah isi pate, daging panggang, acar wortel, dan herbs segar. Pengaruh Prancis terasa kuat, tapi rasa Khmer mendominasi dengan saus manis-pedas. Untuk yang berani, serangga goreng seperti tarantula atau jangkrik renyah gurih, sering dibumbui garam dan cabai. Kepiting lada hijau Kampot juga wajib: kepiting segar tumis dengan merica hijau muda yang peppery, manis dari daging laut. Malam hari, pasar malam ramai dengan sate daging, ikan bakar, atau salad buah pedas. Semuanya murah, panas baru matang, dan penuh sensasi rasa lokal yang adiktif.
Kesimpulan
Makanan terbaik di Phnom Penh 2025 didominasi hidangan klasik seperti fish amok dan lok lak, sarapan mie nom banh chok serta kuy teav, hingga street food berani seperti num pang dan kepiting lada Kampot. Kuliner Khmer menonjol dengan kesegaran bahan sungai, rempah halus, dan keseimbangan rasa yang tidak berlebihan. Di tengah pasar ramai atau pinggir jalan, pengalaman makan di sini kaya budaya dan terjangkau. Bagi foodie, Phnom Penh tawarkan petualangan rasa autentik yang sulit dilupain. Coba langsung, nikmati prosesnya, dan biarkan lidah yang bicara.

