Review Telur Asin Panggang Rasa Masir Legit. Telur asin panggang rasa masir legit kini jadi salah satu camilan dan lauk rumahan yang paling digemari. Dibanding telur asin rebus atau goreng biasa, versi panggang ini punya tekstur lebih kering di luar, kuning telur lebih padat, dan rasa gurih-manis yang meresap sempurna hingga ke bagian putihnya. Banyak orang suka karena aromanya harum saat dipanggang, rasanya tidak terlalu asin, dan bisa tahan lebih lama tanpa cepat basi. Sayangnya, hasil buatan rumah sering kali telur pecah, kulitnya gosong, atau rasa masirnya kurang nendang. Padahal dengan trik sederhana mulai dari pemilihan telur, proses pengasinan, hingga teknik panggang, telur asin panggang bisa jadi renyah di luar, legit di dalam, dan gurihnya pas tanpa terlalu asin atau hambar. Artikel ini akan membahas langkah demi langkah cara membuat telur asin panggang yang benar-benar masir, legit, dan tahan lama. BERITA BASKET
Memilih dan Mengasinkan Telur yang Tepat: Review Telur Asin Panggang Rasa Masir Legit
Gunakan telur bebek segar atau telur ayam kampung ukuran sedang hingga besar. Telur bebek biasanya lebih padat kuningnya dan rasa asinnya lebih meresap. Hindari telur terlalu kecil karena mudah pecah saat dipanggang. Pastikan cangkang telur utuh tanpa retak agar garam tidak masuk terlalu dalam dan membuat rasa terlalu asin.
Untuk pengasinan, larutkan garam kasar dengan air matang hangat hingga jenuh (sekitar 1 kg garam untuk 3–4 liter air). Tambahkan sedikit air abu gosok kayu jati atau kulit bawang merah agar kuning telur lebih oranye dan aroma lebih harum. Rendam telur selama 10–14 hari di tempat sejuk dan gelap. Balik telur setiap 2–3 hari agar garam meresap merata. Setelah 10 hari, tes satu butir: rebus dan cicip—jika sudah pas asinnya, angkat semua telur dan bilas bersih. Keringkan telur dengan kain bersih sebelum dipanggang. Proses ini membuat rasa asin meresap sempurna tanpa terlalu kuat di bagian putih.
Teknik Memanggang agar Kulit Renyah dan Isi Legit: Review Telur Asin Panggang Rasa Masir Legit
Panaskan oven atau teflon oven suhu 160–170°C selama 10 menit sebelum memanggang. Olesi telur dengan sedikit minyak goreng tipis-tipis agar kulit tidak retak dan warnanya lebih merata. Susun telur di loyang atau rak panggang dengan jarak antar telur agar panas merata.
Panggang selama 25–35 menit tergantung ukuran telur. Balik telur setiap 10–12 menit agar matang merata. Tes kematangan dengan menekan kulit telur—jika sudah keras dan terasa padat, berarti sudah matang. Jangan panggang terlalu lama karena kuning telur bisa jadi terlalu kering dan rasa masir hilang. Setelah matang, keluarkan dari oven dan biarkan dingin di rak kawat agar uap keluar dan kulit tetap renyah. Jika ingin lebih legit, olesi sedikit minyak wijen tipis saat masih hangat—aroma wijen akan menambah gurih tanpa mengubah rasa utama.
Tips Tambahan agar Rasa Masir Legit dan Tahan Lama
Untuk rasa lebih masir, tambahkan sedikit gula merah sisir halus ke dalam air garam saat pengasinan (sekitar 1 sdm per liter air). Gula merah membuat rasa lebih bulat dan legit tanpa terlalu manis. Bisa juga taburkan sedikit bubuk bawang putih atau merica hitam bubuk saat oles minyak sebelum panggang agar aroma lebih kompleks.
Agar tahan lama, simpan telur asin panggang di wadah kedap udara setelah benar-benar dingin. Letakkan tisu dapur di dasar dan atas wadah untuk menyerap sisa minyak dan uap. Simpan di suhu ruang bisa tahan 5–7 hari, di kulkas bisa sampai 2–3 minggu. Saat akan dimakan, panggang ulang sebentar di oven atau teflon kering agar kembali renyah. Jangan simpan di tempat lembap karena kulit akan cepat lembek.
Kesimpulan
Membuat telur asin panggang yang tebal, renyah, masir, dan legit sebenarnya mudah asal memperhatikan tiga hal utama: telur segar diasinkan 10–14 hari dengan garam jenuh plus sedikit gula merah, dipanggang dengan suhu sedang dan dibalik rutin agar matang merata, serta disimpan benar agar tetap krispi. Dengan cara ini kulit telur renyah tahan lama, kuning telur padat legit, dan rasa gurih manis meresap sempurna tanpa terlalu asin atau hambar. Lauk ini tidak hanya enak disantap dengan nasi hangat, bubur, atau lontong, tapi juga praktis untuk stok mingguan karena tahan lama dan bisa dimakan langsung atau dipanaskan ulang. Coba praktikkan tips di atas pada masakan berikutnya—hasilnya akan membuat telur asin panggang jadi menu favorit yang selalu habis cepat di rumah. Selamat mencoba!

